Selasa, 28 Oktober 2008 | 11:43 WIB
TEMPO Interaktif, Bekasi: Kualitas kejujuran siswa sekolah membeli di kantin kejujuran memenuhi target 100 persen. Nilai belanja dengan pendapatan hasil penjualan barang seimbang.
Tren positif kualitas kejujuran siswa sekolah itu diketahui pada acara peresmian 617 kantin kejujuran sekolah negeri dan swasta Kota Bekasi, dan Silaturrahmi Kebangsaan Kebangkitan Moral Pemuda Indonesia Delapan Puluh Tahun Sumpah Pemuda, yang dihadiri Wakil Jaksa Agung Muchtar Arifin, di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri I, jalan KH. Agus Salim, Kota Bekasi, Selasa (28/10).
Di SMA I, nilai penjualan terakhir, Senin (27/10), sebesar Rp 1.385.000. Sama dengan harga barang yang terjual, di antaranya, makanan ringan, air mineral, dan ice cream. “Perilaku siswa positif,” kata Luthfiana Wardani, pembina kantin kejujuran kepada Tempo.
Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohamad, mengatakan kantin kejujuran dibangun di semua sekolah guna membangun moralitas siswa yang baik. “Tujuan kita menanamkan sikap anti korupsi kepada generasi muda,” kata Mochtar. (Hamluddin)